Dukung Program MBG, Yayasan Sidik Awahab Buka SPPG di Telaga Bertong

Taliwang, Sumbawa Barat – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) resmi dibuka pada Kamis (15/01/2026). SPPG ini berada di bawah naungan Yayasan Sidik Awahab dan berlokasi di Baba Nanga, Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang.

Peresmian SPPG Telaga Bertong ini menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program strategis nasional. Kehadiran SPPG tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi penerima MBG, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.

Kepala Yayasan Sidik Awahab, Muhammad Saleh, SE, menyampaikan bahwa pendirian SPPG Telaga Bertong bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini masih kurang tersentuh program pembangunan.

“Dengan hadirnya SPPG ini, kami berharap dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar serta mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi warga lokal,” ujar Muhammad Saleh, yang akrab disapa Saleh.

Ia menjelaskan bahwa SPPG Telaga Bertong juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui rantai pasok program MBG, SPPG melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, serta nelayan lokal untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan.

Menurut Saleh, keterlibatan pelaku usaha lokal tersebut akan memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal. Dengan demikian, perputaran ekonomi di tingkat masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

“Dengan melibatkan UMKM, petani, dan nelayan, program ini membuka peluang usaha baru dan secara langsung meningkatkan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Selain berdampak pada sektor ekonomi, Muhammad Saleh menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis juga memiliki dampak positif terhadap sektor pendidikan dan kesehatan. Asupan gizi yang baik diyakini dapat meningkatkan konsentrasi dan kemampuan belajar siswa di sekolah.

Tidak hanya itu, program MBG juga dinilai berkontribusi dalam menurunkan angka stunting dan malnutrisi, khususnya pada anak-anak usia sekolah. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.

Saleh menambahkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi strategis jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Dengan SDM yang sehat dan berkualitas, Indonesia diharapkan mampu bersaing di tingkat global.

“Program MBG ini adalah bagian dari langkah besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Kami di Yayasan Sidik Awahab berkomitmen mendukung penuh program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (An).